Popular Post

Cara Mengatasi Virus Shourcut

By : dien screamo


 
Virus di flash disk, ini adalah sesuatu yang sangat kita hindari. Banyak cara virus bisa masuk ke flash disk kita. Salah satunya dengan mencoloknya di komputer rental, ya benar di warnet atau rental adalah tempat yang sangat rentan dengan virus. Berhati-hati jika memasang flash disk di kedua tempat itu.  Solusinya adalah dengan memiliki flash disk khusus untuk ke rental atau warnet.
Saya juga mengalami hal tersebut, ketika hendak mencetak (ngeprint) file ebook bahan thesis network coding, di rental ini cukup murah dimana perlembar hanya Rp.100. Jadi cukup rame dan flash disk pun bergantian. Ketika saya memasukkan flash disk ke salah satu komputer, saya berhasil membuka file yang ingin saya print. Tapi ketika saya kembali membuka flash disk tersebut di komputer rental itu, anehnya semua folder dalam flash disk berubah menjadi logo shortcut, dengan esktensi .ink.
Dan ketika di klik, folder tidak membuka malah mengakses layar command prompt. Saya langsung berpikiran flash disk rusak dan semua data saya hilang. Tapi ketika saya klik lagi, folder terbuka dan isi folder muncul.
Sampai dirumah, saya pun langsung browsing ke mbah google, mencari bagaimana cara mengembalikan folder di flash disk saya. Karena kalau tetap berbentuk shortcut, virus ini mengakses win32 yang ada di windows. Entah apa efeknya,tapi sangat susah membuka folder yang sudah berubah menjadi shortcut ini.
Akhirnya saya menemukan cara yang sangat efektif dari berbagai cara yang diberikan oleh mbah google. Berikut cara mengembalikan shortcut menjadi folder kembali.
1. Klik tombol start dan pilih RUN
2. Ketikkan CMD pada kolom isiannya, sehingga muncul layar command prompt
3. Pada layar command prompt, ketikka lokasi flashdisk anda, jika ada di F, maka ketik F: lalu Enter
4. Anda sudah berada dalam flash disk anda, coba ketikkan dir lalu enter, perhatikan apa nama-nama folder anda sudah muncul
5. Jika belum coba ketik dir/a, lihat apakah sudah terlihat
6. Jika sudah, berikut command untuk mengembalikan folder anda, ketikkan attrib –s –h –r /s /d
7. Mengetiknya harus benar sesuai seperti diatas, tunggu sebentar sampai command prompt menunjukkan hasil lokasi folder anda lagi, misal F:>
8. Silahkan cek flash disk anda lagi, dan lihat shortcut sudah kembali menjadi folder semula

Alat Alat Jaringan

By : dien screamo
a). Repeater
Repeater merupakan sebuah jaringan komputer yang berfungsi untuk memperpanjang rentang jaringan dengan cara memperkuat isyarat elektronis. Dengan menggunakan repeater, LAN yang memakai ethernet dapat diperpanjang rentang jaringannya sampai 20 km dengan memasang repeater pada setiap 2,5 km.

Repeater
Fungsi dan Cara Kerja Repeater :
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.

b). Hub
Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain. Hub Alat penghubung antar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut.

Fungsi dan Cara Kerja HUB :
· Bekerja pada lapisan Physical
· Meneruskan sinyal
· Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
· Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
· Hanya memiliki satu buah domain collision

c). Bridge
Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan

Terdapat tiga jenis bridge jaringan yang umum dijumpai:
1. Bridge Lokal: sebuah bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
2. Bridge Remote: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
3. Bridge Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.

Fungsi dan Cara Kerja Bridge :
· Bekerja di lapisan Data Link
· Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
· Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

d). Switch
Switch
Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC). Switch juga merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN).

Fungsi dan Cara Kerja Switch :
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e). Router 

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.



Fungsi dan Cara Kerja Router :
· Router berfungsi penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
· Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
· Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data

f). Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.

Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu:

Jaringan Berdasarkan Area

By : dien screamo
LAN atau Local Area Network adalah ;

Jaringan komputer untuk area yang tidak begitu luas.
Batasan ukuran luas LAN adalah satu gedung.
Contoh LAN adalah jaringan yang terdapat di sekolah-sekolah yang menghubungkan komputer milik siswa, komputer milik guru dan komputer milik bagian administrasi. Didalam LAN kita dapat workgroup atau kumpulan dari beberapa komputer atau user yang melakukan sharing resources atau berbagi sumber daya.
Sebagai contoh, workgroup guru terdiri dari user guru1, guru2, guru3 dan seterusnya,
sedangkan workgroup siswa terdiri dari user siswa1, siswa2 dan seterusnya.
Penggunaan workgroup seperti ini akan memudahkan penanganan atau manajemen jaringan.

Manfaat penggunaan LAN adalah:
- setiap user dapat melakukan pertukaran file (sharing file) secara mudah
- setiap user dapat berbagi pakai printer (printer sharing)
- setiap user dapat menyimpan data secara terpusat (file server)
- setiap user dapat saling berkomunikasi menggunakan komputer.

MAN atau Metropolitan Area Network adalah ;

Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer dalam suatu kota.
Contoh jaringan ini adalah jaringan antar beberapa sekolah dalam satu kota.
Konsep MAN sama seperti LAN, yakni melakukan sharing resources atau berbagi pakai
sumber daya, hanya saja lingkupnya lebih luas.

WAN atau Wide Area Network adalah ;

Jaringan komputer dengan cakupan geografis paling luas hingga menjangkau
pulau lain, negara lain, benua lain, bahkan luar angkasa.
WAN biasanya merupakan kumpulan dari sejumlah LAN dan MAN.

Contoh penerapan WAN adalah jaringan yang dimiliki bank berskala nasional

Misalnya ; Bank “A” yang berkantor pusat di Jakarta memiliki kantor cabang di Surabaya, Makasar, dan Denpasar. Bank “A” juga membuka cabang di luar negeri yakni
di Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Di setiap cabang, bank tersebut memiliki kantor sendiri dengan sejumlah karyawan dan fasilitas lengkap termasuk ATM (Automatic Teller Machine).

Untuk mendapatkan informasi akurat transaksi keuangan dari seluruh cabang,
Bank “A” membuat jaringan komputer yang termasuk dalam kategori WAN.

Keuntungan penggunaan WAN adalah:

- komputer server untuk pusat data dapat dibuat terpusat di satu lokasi- komunikasi antarkantor cabang dapat dilakukan menggunakan e-mail atau chatting yang lebih murah biayanya dibanding komunikasi telepon

- dokumen dapat dikirim dalam bentuk surat elektronik sehingga mengurangi biaya dan kerumitan pengiriman dokumen melalui kantor pos.

Client Server dan Peer To Peer

By : dien screamo
Pengertian Client Server
Client Server adalah suatu bentuk arsitektur, dimana client adalah perangkat yang menerima yang akan menampilkan dan menjalankan aplikasi (software komputer) dan server adalah perangkat yang menyediakan dan bertindak sebagai pengelola aplikasi, data, dan keamanannya


Kelebihan Client Server :
1. Lebih aman
2. Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral
3. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation

Kekurangan Client Server :
1. Membutuhkan administrator yang handal
2. Pelaksanannya mahal
3. Jika server mati maka komputer clent akan mati juga

Pengertian Peer To Peer
Peer To Peer adalah  jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.




Kelebihan Peer To Peer :
1. Pelaksanaan tidak terlalu mahal
2. Tidak membutuhkan administrator yang handal

Kekurangan Peer To Peer :
1. Tidak cocok untuk network skala besar
2. Keamanan kurang

Topologi

By : dien screamo

Macam Macam Topologi

Topologi Jaringan

Untuk Mendirikan Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu rancangan atau bisa kita sebut sebagai topology. topologi adalah suatu rancangan atau desain untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lainnya. Ada beberapa model topologi yang dimana ada beberapa ciri khas, keuntungan dan kekurangannya.
Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.

Macam - macam topologi :

1. Topologi Bus
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).


Keuntungan :
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
Kerugian :
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater (penguat sinyal) untuk jarak jauh


2. Topologi TokenRING
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap komputer mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap komputer dan setiap informasi yang diterima komputer diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.



Keuntungan :
- Hemat Kabel
Kerugian :
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih sulit

3. Topologi STAR
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.


Keuntungan :
• Paling fleksibel
• Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan

Kerugian
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat
• (Switch / HUB) menjadi elemen kritis

4. Topologi Tree (Pohon)

Topologi pohon adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.


Topologi pohon dimulai dari suatu titik yang disebut “headend”. Dari headend beberapa kabel ditarik menjadi cabang, dan pada setiap cabang terhubung beberapa terminal dalam bentuk bus, atau dicabang lagi hingga menjadi rumit.
Ada dua kesulitan pada topologi ini:
Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.

5.Topologi Mesh (Tak beraturan)

Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.
Karena tidak teratur maka kegagalan komunikasi menjadi sulit dideteksi, dan ada kemungkinan boros dalam pemakaian media transmisi.

6. Topologi Linear Bus

Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
Tipe konektornya terdiri dari
1. BNC Kabel konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor —> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor —> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator —> Untuk menandai akhir dari topologi bus.
Keuntungan dan kerugian dari jaringan komputer dengan topologi linier bus adalah :
* Keuntungan, hemat kabel, layout kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
* Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh.

Susunan Kabel LAN

By : dien screamo
Susunan Straight
Orange-Putih
Orange
Hiaju
Putih
Biru
Biru
Putih
Hijau
Coklat - Putih
Coklat

*Straight digunakan menghubungkan komputer dengan switch/hub

Ujung yang satunya persis sama, lihat gambar berikut :



Susunan Cross:
Ujung yang satu
Hiaju - Putih
Hijau
Orange - Putih
Biru
Biru - Putih
Orange
Coklat - Putih
Coklat
Sedangkan ujung satunya lagi
Orange - Putih
Orange
Hijau - Putih
Biru
Biru - Putih
Hijau
Coklat - Putih
Coklat

* Cross digunakan jika akan menghubungkan 2 buah komputer tanpa hub/switch atau bisa juga menghubungkan 2 buah switch/hub.

Perhatikan gambar berikut





Langkah terakhir kita pakai LAN tester..
Jika memakai sistem straight, maka lampu no 1 sampai 8 harus hidup dengan susunan urut
1 <<==>> 1
2 <<==>> 2
3 <<==>> 3
4 <<==>> 4
5 <<==>> 5
6 <<==>> 6
7 <<==>> 7
8 <<==>> 8

Sedangkan jika memakai sistem cross, maka susunan lampu hidupnya sebagai berikut:
1 <<==>> 3
2 <<==>> 6
3 <<==>> 1
4 <<==>> 4
5 <<==>> 5
6 <<==>> 2
7 <<==>> 7
8 <<==>> 8



- Created By © KomputerKu - Teknik Komputer Jaringan - Powered by Blogger - Designed by Dien Hamzah R -